DNS

There is no way it's DNS

There is no way it's DNS

Preambule Beberapa waktu lalu di kantor sedikit ramai terkait kebijakan baru di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait penonaktifan KTP Jakarta yang sudah tidak berdomisili di Jakarta, beberapa rekan kantor terkena hal tersebut, sontak rekan kerja yang lain dan masih ber-KTP Jakarta segera melakukan pemeriksaan terhadap NIK mereka masing-masing, Namun seperti yang kita tau tidak sedikit kita dari masyarakat yang mendapatkan pengalaman buruk terkait akses digital pada Pemerintahan entah keluhan lola (loading lama alias lemot) hingga tidak bisa diakses sama sekali dan tentu saja rekan kerjaku juga merasakan hal tersebut serta terdapat keanehan ketika web yang dimaksud akan diakses kadang bisa kadang tampil maintenance, entah tidak ada angin ataupun badai terbesit dipikiranku adalah “ini pasti DNS-nya”
Yes, It was DNS!

Yes, It was DNS!

Seperti yang kita tau, DNS atau Domain Name Server adalah service yang bertugas untuk melakukan translate nama domain menjadi IP sehingga user tidak perlu mengingat IP yang cukup ribet/njelimet jika diingat satu-satu, maka dari itu DNS menjadi salah satu service yang cukup krusial dan harus di konfigurasi dengan baik, jika tidak maka dapat berdampak pada domain yang kita miliki akan susah atau bahkan tidak dapat diakses oleh user Sebagai contoh, beberapa waktu lalu ada rekan kerja yang komplain ke tim infrastruktur karena tidak bisa membuka web monev.